Tips Mengajak Anak Berolahraga ke Gelanggang atau Stadion

Mengajarkan anak hal yang baik adalah tugas penting dari orang tua. Bahkan sudah menjadi impian dari orang tua untuk mengajarkan segala hal baik yang diketahuinya. Baik itu hal yang akan berpengaruh ke kehidupannya ataupun hanya sekedar hobi.

Salah satu hal yang sering diajarkan orang tua terhadap anak adalah pentingnya berolahraga. Hal ini dapat diajarkan dengan metode belajar sambil bermain. Seperti halnya bermain sepakbola di halaman rumah atau hanya sekedar bermain kejar-kejaran. Semua ini adalah olahraga karena melibatkan pergerakan fisik yang akan melatih otot dan kinerja jantung.

tips anak olahraga di gor

Lalu, bagaimana caranya jika kita ingin mengajarkan olahraga dengan serius pada anak? Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mengajak anak berolahraga ke stadion atau gelanggang olahraga.

  1. Kenalkan dengan Perlahan-lahan

Yang pertama harus Anda lakukan adalah mengenalkan anak dengan lingkungan olahraga secara perlahan-lahan. Anak akan merasa kaget jika langsung dibawa masuk dan disuruh terjun ke lingkungan olahraga yang belum dikenalnya. Kenalkan dirinya mulai dari bagian-bagian stadion dan apa yang bisa dilakukan di sana.

  1. Gunakan Cerita

Ceritakan orang-orang hebat yang telah sukses menjalankan karirnya di dunia olahraga sehingga memberikan motivasi dan inspirasi bagi si anak. Cara seperti ini akan membuat anak lebih mudah masuk ke lingkungan olahraga karena anak selalu ingin mencontoh idolanya.

  1. Mulai dengan Permainan

Pada saatnya, anak akan bisa serius dalam mengerjakan sesuatu, yang paling penting adalah dibiasakan terlebih dahulu. Jika Anda ingin mengajarkan anak agar menjadi pemain bola profesional, Anda bisa mulai dengan permainan mengoper bola, dilanjut  dengan menendang bola, menangkap bola, hingga ke level yang lebih sulit seperti menggocek bola.

  1. Jangan Membebani

Tugas anak adalah bermain. Orang tua memiliki kewajiban untuk mengarahkan, namun apa yang dipilih anak adalah sepenuhnya hal mereka. Jangan paksakan jika anak tidak mau dan jangan membebani ketika anak sudah mau mengikuti apa yang diminta oleh orang tua. Biarkan dia melakukan dengan kecepatannya sendiri tanpa harus merasa terbebani.